Posted by mugihari on 03 6th, 2009

PERENUNGAN & HAKEKAT TAHUN BARU HIJRIAH BAGI ENTREPRENEUR

BISMILLAH,

Hari ini adalah Hari Pertama dalam Tahun Baru Islam 1 Muharram tahun 1430 Hijriah. Seakan tidak terasa, waktu berjalan dengan cepat, detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti pekan, pekan berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Semuanya berlalu silih berganti seiring dengan bergantinya siang dan malam.

Sebagai seorang pembelajar, siapapun dia, baik yang sedang/sudah/masih/tetap/selalu belajar menjadi “Tangan Di Atas (Entrepreneur)” atau sekaligus Entrepreneur Yang Religi (Istilah saya adalah Relipreneur), maka Tahun Baru 1430 H memiliki sebuah arti penting untuk sejenak saya dan sobat hayati.

Beberapa hal yang saya & sobat coba untuk pelajari dan dijadikan bahan perenungan adalah :

1. Belajar Bersyukur Atas Usia Yang Diberikan Allah

Umur adalah nikmat yang diberikan Allah pada saya dan sobat semua, dan kadang jarang saya dan bisa jadi sobat syukuri. Betapa banyak orang yang saya dan sobat semua kenal, baik teman, sahabat , keluarga, guru, atau siapa pun yang dikenal, tahun lalu masih hidup bersama saya dan sobat. Mereka sempat bergurau, berkomunikasi, mengajar, menasehati atau melakukan aktifitas hidup sehari-hari, namun tahun ini mereka telah tiada. Mereka telah wafat, (Seperti halnya Almarhum Ayah saya yang 10 tahun sudah meninggal dan Almarhumah Ibu saya yang 1 tahun lalu juga sudah meninggal menghadap Allah Subhanahu wa ta’ala, semoga Allah menerima Amal ibadah mereka dan mengampunkan kesalahan mereka semua, amin)

Bagi Entrepreneur, Umur adalah Modal utama sebelum modal modal lainnya seperti modal kemauan yang kuat, modal materi dan modal relasi. Karena tanpa modal umur ini maka modal yang lainnya tidaklah berguna. Dengan membawa modal inilah Entrepreneur bisa berkarya dan bisa menciptakan maupun melakukan inovasi untuk memberikan kebermanfaatan buat semua manusia, selain memberikan keuntunga materi bagi si Entrepreneur itu sendiri dan keuntungan bagi karyawan dengan terbukanya lapangan pekerjaan di mana ia bekerja kepada sang Entrepreneur.

Umur yang dimiliki Entrepreneur adalah Modal utama untuk berkarya. Dan secara rata rata modal umur itu mencapai 63 tahun. Sudah saya investasikan apa saja ya kira kira dengan modal utama yang telah di berikan Allah kepada saya dan kita semua ??? Jawabannya ada pada saya dan diri sobat semua ??? Malahan bisa jadi Modal umur kita tidak mencapai 63 tahun. Hanya Allah sajalah yang tahu berapa Modal umur yang diberikan kepada kita. Oleh sebab itu, saya mencoba untuk belajar mengoptimalkan Modal umur itu untuk berkarya. Ya Allah berikan saya kemampuan untuk belajar mengoptimalkan umur saya dengan hal yang menguntungkan dunia akhirat. Amin Ya ALLAH.

2. Muhasabah (Introspeksi Diri) & Istighfar.

Ini adalah hal yang penting dilakukan oleh saya dan sobat semua. Sementara saya dan sobat saya saat ini masih diberi umur oleh Allah, maka hal ini merupakan kesempatan saya dan sobat semua untuk muhasabah (introspeksi diri) bertaubat, memperbaiki kesalahan yang kita perbuat, menambah amal shaleh sebagai bekal menghadap Allah. Selain itu merupakan kesempatan bagi sang Entrepreneur untuk bertaubat memperbaiki semua lini bisnisnya. Baik dari perangkat diri sendiri, system, SDM dan semua hal yang terkait dengan bisnis sang Entrepreneur itu sendiri. Hal ini sangat berlaku bagi semua kalangan Entrepreneur yang sedang gagal, yang pernah gagal, yang sedang bangkit memperbaiki kegagalannya (seperti saya) ataupun yang sedang sukses suksesnya. Tapi saya yakin 101% bahwa yang namanya Entrepreneur pasti pernah gagal.

Masih banyak proyek2 bisnis saya yang belum saya jalankan dan masih saya belum tertangani, misal dengan saudara Mada Azhari (klik www.mahadaya.com) karena alasan klasik saya, loading tinggi …. (maafin aku ya bos mada, moga tidak memutuskan silaturahmi kita yang sudah terjalin lama dan insya allah bisa kita jalankan proyek ini … amin), belum lagi dengan bisnis yang sedang aku tangani. Dengan izin dan ridhomu ya allah mampukanlah saya menyelesaikan itu semua sebagai wujud saya mengisi hari hari dengan hal yang bermanfaat buat saya dan orang disekitar saya. Amin …

Jujur, saya masih belajar untuk sedekah dan zikir. Saya juga masih banyak kurang untuk sujud kepada Allah, meneteskan air mata keinsyafan atas kesalahan bisnis yang pernah aku lakukan maupun kesalahan hidup.

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini selayaknya menemani hati dan pikiran seorang diriku yang sedang belajar menjadi Relipreneur yang beriman pada Allah dan Hari Akhir, lebih-lebih dalam suasana pergantian tahun seperti sekarang ini. Pergantian tahun bukan sekedar pergantian kalender di rumah, namun peringatan bagi saya apa yang sudah saya lakukan tahun lalu, dan apa yang akan saya perbuat esok khususnya yang berkaitan dengan perbaikan bisnis

3. Mengenang Hijrah Rasulullah SAW

Pada kejadian ini Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah untuk melakukan perbaikan. Dengan berbagai tantangan akhirnya Rasulullah mampu melakukan perbaikan di Madinah.

Bagi Entrepreneur maksud dari hijrah adalah membuat dan memperbaiki system system lama baik yang masih ampuh untuk dilaksanakan atau yang sudah tidak ampuh dilaksanakan. Ataupun bisa jadi adalah Hijrah pindah tempat dalam melakukan lokasi bisnis. Atau bisa jadi buka cabanng ditempat lain. Mungkin itu pelajaran yang saya pribadi bisa ambil dari makna hijrah rasululloh

Dengan izin dan RidhoMu Ya ALLAH, Kuserahkan hidupku
Ku mohon Petunjuk Langkah hidupku ini tuk menggerakkan Roda bisnis ku ini
Ku mohon KekuatanMu untuk menghadapi tantangan baru di 1430H dan 2009 Masehi
Ku mohon KekuatanMu untuk menghadapi Krisis Global yang sedang Melanda
Ku mohon KekuatanMu untuk menghadapi kelemahan2 diriku ini
Ku mohon KekuatanMu untuk membayar dosa dosa kesalahan bisnisku masa lalu
Ku mohon KekuatanMu untuk menyelesaikan urusan2ku (khususnya kepada Ust P Purwo H)
Amin Ya Allah

Selamat Tinggal Tahun 1429 H
Selamat Datang Tahun 1430 H

Selamat Datang Sejarah Baru Hidupku

Note :

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui sobat semua. Saya tahu bahwa sobat semua jauh lebih hebat dan lebih dahsyat atas segalanya daripada saya. Tapi lebih tertuju kepada nasihat diri kepada diri saya sendiri. Jika bisa bermanfaat buat sobat, saya mengucapkan Alhamdulillah. Jika ada yang salah dengan tulisan saya, saya minta maaf dan tolong kasih masukannya ya. Tulisan ini justru malah bertujuan untuk dikasih masukan dari semua sobat atas pemikiran saya yang masih dangkal. Trims

Jika ada sobat yang memiliki keimanan yang berbeda, saya harap sobat bisa membacanya sesuai dengan keimanan dan doa kepada keyakinan sobat semua. Tulisan ini bersifat universal, hanya saja kebetulan saya memiliki keyakinan yang saya yakini. Trims

Mugi Hari
Learner Of Life

EDISI SENIN, 29 Desember 2008 / 1 Muharom 1430 H
[Hasil Perenungan Mahluk Yang Lemah Sebelum Tidur Diawal Tahun 1430H]

Bambang Halilintar at 3:53am December 30
Orang beruntung adalah yang hari esoknya lebih baik dari hari ini, orang yang merugi adalah yang hari esoknya sama saja dengan hari ini dan orang yang lalai/tercela adalah yang hari esoknya lebih buruk dari hari ini. Tahun baru …. tahun lebih baik ….
Jonru Ginting at 5:24am December 30
Selamat Tahun Baru Hijriah
Semoga kita makin sukses dunia dan akhirat
Amiin :)
Mugi Hari at 8:21am December 30
Untuk Ust Bambang Halilintar :
Trims atas Nasihat yang menyadarkan saya siapa sesungguhnya ORANG YANG BERUNTUNG. Semoga Allah menjadikan kita semua ORANG YANG BERUNTUNG dan dijauhkan sejauh jauhnya menjadi orang yang merugi apalagi orang yang tercela.
Sukses Selalu Buat Ust Bambang Halilintar

Untuk Sobat Jonru Ginting :
Trims atas ucapan dan Doanya.
Moga Allah mengabulkan doa yg baik itu. Amin
Sukses Selalu Buat Sobat Jonru Ginting

Wahyu Aji at 1:34pm December 30
Hebat mas Mugi ini. Semoga bisa menjadi salah satu bukti bahwa orang soleh bisa sukses dalam berbisnis. Aminnn
Mugi Hari at 1:44pm December 30
@Wahyu Aju :

Aku biasa biasa saja kok Mas. Aku cuma pembelajar saja. Itupun masih sering trial and eror.Dan malahan masih sering banyak Erornya. Yang penting belajar terus mas.Bukankah Hidup adalah belajar tanpa henti2 (Katanya orang orang yang bijak loh mas, bukan kata aku). Lagian aku juga belum soleh soleh amat kok. Cuma mau belajar jadi soleh. Sekalian jadi Relipreneur mas …. Ajarin aku ya….

Trims ya Mas, atas ngedoain aku untuk bisa menjadi salah satu bukti bahwa orang soleh bisa sukses dalam berbisnis. Ya allah dengan izin dan ridhomu kabulkanlah doa sobatku dan berikanlah kesuksesan dia dunia akhirat. AMin …

Eva Julianti Syamsiyah at 8:55pm December 30
Amazing tuk Mas mugi,..Mengarungi samudera kehidupan,..kita ini ibarat pengembara,..Semoga kita semua kan dapat mengambil hikmah dan dijadikan iktibar dalam perenungan hidup, karena tiada masa berpangku tangan, ALLAHU adalah tujuan kita,..(^_^)
Mugi Hari at 9:21pm December 30
Trims buat Eva yang mengingatkan saya bahwa ALLAH adalah tujuan kita
Post a Comment

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment