Posted by mugihari on 03 6th, 2009

PELUANG BESAR DIBALIK 2009 [YG KATANYA DI 2009=PEMECATAN MASAL?]

BISMILLAH,

Hari ini kita memasuki Hari ke 5 dalam bulan Januari di tahun 2009. Tidak ada yang special dari tanggal 5 Januari 2009 dibandingkan dengan tanggal 1 Januari 2009 dalam perkalenderan Indonesia. Karena jelas bahwa tanggal 5 Januari 2009 bukanlah tanggal merah atau bukan pula hari besar yang dispecialkan (Kecuali bagi yang merasa berulang tahun pada tanggal ini)

Namun menjadi special karena tanggal 5 Januari 2009 adalah hari pertama efektifnya tahun 2009 (setelah libur panjang) dengan dimulainya semua aktivitas dari semua bidang, khususnya bidang perkenomian dan bisnis (walau ada beberapa bisnis/kantor yang sudah dimulai sejak tanggal 2 Januari 2009 secara aktif, bahkan ada yang sudah aktif sejak tanggal 1 Januari 2009, namun banyak juga yang masih meliburkan karyawannya). So, kesimpulannya hari ini adalah Hari Pertama PERTARUNGAN EFEKTIF di tahun 2009 secara global di Negeriku Indonesia

Berbicara tahun 2009, menurut para pakar dan pengamat ekonomi banyak meramalkan bahwa tahun 2009 akan banyak perusahaan bangkrut akibat hantaman krisis. Akibatnya akan banyak karyawan karyawan yang akan di Pecat secara besar-besaran (PHK Masal). Tapi sekali lagi itu tetaplah sebuah ramalan yang belum tentu benar, hanya ALLAH lah yang berhak menentukan akan dijadikan apa tahun 2009.

Melihat fenomena tentang ramalan 2009 oleh para pakar ekonom, maka ada baiknya kita mengutip kisah dari “Majalah LB” tentang sebuah Pemecatan yang malah membawa keberkahan, yang bisa kita jadikan pelajaran dan inspirasi disaat saat krisis dan sulit saat ini :

====================================================
PENEMUAN TIPE-EX, DIPECAT YANG MEMBAWA BERKAH

Dipecat dari pekerjaan bukanlah sebuah “kiamat”. Justru, barangkali itulah kesempatan untuk menjadi hebat. Hal inilah yang dialami oleh seorang Janda cerai bernama Bette Nesmith Graham.

Bette adalah seorang ibu muda yang tinggal bersama anak semata wayangnya. Demi menghidupi sang anak yang masih kecil, Bette kemudian bekerja menjadi seorang sekretaris disebuah perusahaan. Sayangnya, perempuan yang pernah bercita cita jadi artis ini tak punya latar belakang jadi sekretaris. Karena itu, mengetikpun ia sering kali salah.

Suatu kali, ia punya ide saat melihat pelukis yang menumpuk warna sebuah gambar dengan cat lain. Dari sana timbul ide untuk menutupi kesalahan ketik di kertasnya. Ia memblender cat yang disesuaikan dengan warna kertas dan dimasukkan kedalam botol-botol kecil agar mudah dibawa kemana-mana. Untuk mengoleksikan cat ramuannya, ia menggunakan kuas kecil. Hasilnya? Si bos tak tahu kalau beberapa dokumen yang salah sudah ditutupi dengan cat buatan Bette itu.

Melihat efektifitas cat ini, maka teman-teman Bette pun akhirnya ikut memakai cat ramuannya. Ia pun kemudian mengemasnya dalam botol kecil dan diberi nama “Mistake Out”. Itulah sejarah berdirinya Mistake Out Company di rumahnya. Putranyapun kemudian membantunya mengemas dalam botol-botol kecil.

Suatu ketika, karena sebuah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan, Bette di pecat. Meski tampak sedih, rupanya justru inilah jalan Bette membersarkan usahanya. Ia lebih punya banyak waktu untuk memasarkan produk buatannya itu. Dan, pada tahun 1967, perusahaannya itu telah jadi perusahaan besar. Bahkan, perusahaan yang kemudian diberi nama Liqudid Paper itu pada tahun 1976 sudah mampu menghasilkan keuntungan bersih lebih dari US 1,5 juta dolar.

Tahun 1980, sebelum meninggalkan dunia Bette mampu menjual kepemilikan perusahaan itu kepada US 45,7 juta dollar. Sungguh, pemecatan yang jadi keberkahan bagi seorang Bette.
====================================================

Dari kisah diatas, ada 3 hal yang bisa kita pelajari dan yakini bersama, bahwa :

1.“Dibalik kesulitan ada kemudahan, dibalik kesulitan ada kemudahan”

2.“Dibalik KRISIS BESAR akan melahirkan TOKOH BESAR”

3.“REZEKI sudah diatur oleh Sang Raja Manusia, ALLAH SWT. Tugas kita adalah BERUSAHA MENJEMPUT REZEKI tersebut”. Dan Rezeki yang kita terima bukan diberikan oleh Custumer, juga bukan oleh Bos (bagi yang masih jadi karyawan), juga bukan oleh Network kita. Mereka Cuma perantara saja. God lah sang Maha Pemberi Rezeki, Nothing else.

Jika ternyata ramalan para ekonom benar, kita berpikir positip saja …… seperti kisah Bette diatas (dgn di pecat = menjadi entrepreneur), yang bisa jadi hal ini merupakan jalan petunjuk ALLAH untuk merubah Indoneseia menjadi SEBUAH NEGARA ENTREPRENEUR, dimana kita KITA LAH yang akan menjadi RAJA di negeri kita sendiri ….dan para karyawannya adalah para BULE BULE dari luar negeri yang akan menjadi OPERATOR LEVEL BAWAH di PERUSAHAAN NEGERIKU INDONESIA. (Tidak seperti sekarang yang kita masih jadi buruh dinegeri sendiri). Toh dulu Jepang juga pernah hancur lebur … tapi sekarang JEPANG mampu MENJADI NEGARA ENTREPRENEUR

Ada Tulisan yang Luar Biasa dari seorang Andrie Wongso yang dapat kita jadikan PIL ENERGI :

TODAY
MUST BE BETTER

KEMARIN sudah berlalu,
hari esok belum datang,
hanya HARI INI yang
menjadikan sukses
bagi orang-orang
yang MAU dan MAMPU
mengaktualisasikan dirinya
dengan penuh
TOTALITAS !

Dengan izin dan ridhomu ya ALLAH, mudahkanlah kami untuk selalu menjadi Orang yang memiliki Tangan Di Atas demi kebangkitan bangsa ini …. Amin

Mugi Hari
Learner Of Life

EDISI SENIN, 5 Januari 2009
[Hasil Harapan Pada Negeriku Indonesia 2009 & Inspired by Tip-Ex]

Jonru Ginting at 12:49pm January 5
Sangat inspiratif!
Memang kita tak boleh menyerah oleh keadaan sesulit apapun
Rezeki tak akan lari ke manapun!
Salam Sukses!
Mega Hartati at 3:42pm January 5
Semangat semangat ^0^!!!, satu hal yang terpenting mas… yang aku mau tambahkan,bole yaa,satu hal itu IKHLAS, karena dalam sebuah keihlasan akan bermuara pada kesyukuran, dan tentu saja berbanding lurus dengan bertambahnya rezeki, terkadang manusia seringkali lupa, yang seringkali digaungkan adalah usaha dan doa, dan keihlasan adalah hal yang sering luput dalam diri kita, padahal tiga hal ini adalah paket yang tak boleh lepas, kalau di ibaratkan sebagai ujian naik tingkat maka ujian awal adalah usaha,UTS nya adalah doa, dan ujian akhirnya adalah keihlasan, sampai berapa banyak kita ikhlas akan hasil usaha dan dan doa yang kita lakukan maka akan berkali lipat rizki yang Allah akan tambahkan dalam kantun kita, seperti kata super motivator yang pernah aku dengar,”belum tentu setiap orang kaya itu bahagia karena kekayaannya dan setiap orang miskin itu sedih karena kesusahannya” dan banyak orang yang gagal pada tahap ini, Masya Allah…semoga kita bukan yang termasuk didalamnya..amiin
Mugi Hari at 10:32pm January 5
@ Jonru :
Thanks atas komennya, semoga kita bisa tangguh menghadapi segalanya. Amin

@ Mega Hartati :
Thanks atas tambahannya …. Ikhlas

Post a Comment

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment